Ilustrasi membaca puisi rakyat. Foto: Pixabay. Puisi rakyat terbagi menjadi beberapa jenis. Berikut beberapa di antaranya. 1. Pantun. Pantun adalah puisi rakyat yang terdiri dari empat baris, yaitu 2 baris sampiran dan 2 baris isi. Setiap baris pantun terdiri dari 8-12 suku kata. Rima pantun dapat bersajak ab-ab, a-a-a-a, ataupun aa-bb.
W= -F x s W = - 4 X 0,5 = -2 Joule. Rumus untuk Usaha Nol. Baris 1 dan 2 disebut sampiran, sedangkan baris 3 dan 4 disebut isi. Pantun bersajak ab-ab. Kuis Terkait. Presiden ke 3 Indonesia adalah Video Terkait. KUIS SEPUTAR HARI KARTINI; NAMA PAKAIAN ADAT PROVINSI BALI; Pembelahan Sel Secara Meiosis;
Pantun diucapkan atau disampaikan dari mulut ke mulut. Ciri-ciri. Bersajak aa-aa / ab-ab; Terdiri dari delapan hingga dua belas suku kata. Satu pantun terdiri dari empat larik / baris; Pantun terdiri dari sampiran dan juga isi; Setiap sampiran dan isi pada baris pertama, kata pertama huruf besar / huruf kapital. Di baris keduanya, kata
4. Pantun. Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang berasal dari kata patuntun dalam bahasa Minangkabau yang berarti "petuntun". Lazimnya pantun terdiri atas empat larik (atau empat baris bila dituliskan), setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, bersajak akhir dengan pola a-b-a-b dan a-a-a-a (tidak boleh a-a-b-b, atau a-b-b-a).
.
pantun 4 baris bersajak ab ab